Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 November 2009

HAI SUARA, AKU SANGAT MENCINTAI DIA...

Cintaku padanya da sangat besar sebesar gunung Mahameru.

Saking besarnya sampai-sampai aku dibuatnya gusar, bingung, sumpek, stress, gila.

Suara: Siapa? Ana?

Aku: Eh, bukan.

Suara: Lalu siapa? Ani?

Aku: Bukan juga.

Suara: Di pesbuk itu banyak, ada Lia Kanzha, apa dia?

Aku: Nganu...emm...bukan dia...

Suara: Trus diapa dong?

Aku: Ada deh!

Suara: Ih, curang deh kamu, masa kamu boleh dengerin suaraku, tapi aku tidak boleh tahu pacarmu...

Aku: coba tebak aja?

Suara: Apa neni widayani?

Aku: Ah, enggak. Dia cuma teman kuliahku.

Suara: Aha, aku tahu tuh, pasti cinta mahar ya.

Aku: Bukan juga. Ah, masa kamu suara tidak bisa menebak sih. Apa kekuatanmu yang selalu disokong oleh angin, bumi, air dan api itu sudah hilang. Kacian deh lu...

Suara: Jangan begitu, aku tetap suara sebagaimana mestinya suara. Aku bisa mengetahui apa-apa yang orang tidak ketahui, yakni melalui tingkah laku mereka.

Aku: Tapi kamu kan tidak bisa menebak hati manusia. Sebab hati manusia itu sehalus sutra dan seluas samudera. Jangankan kamu, para malaikat yang duduk di langit saja tidak bisa tahu bagaimana hati manusia.

Suara: Tapi hati manusia bisa congkak juga, ya...kayak kamu itu!

Aku: Ah, itu perasaanmu saja. Aku biasa-biasa saja kok!!

Suara: Trus siapa dong kekasihmu itu. Apa dia anak orang kaya?

Aku: Ga tuh. Biasa-biasa saja tapi dia hebat sekali.

Suara: Apa dia Novi Kusuma?

Aku: Bukan!!!

Suara: Oh, aku tahu apa dia bernama Astrid Reva Angelica yang mantanmu dulu.

Aku: Salah besar.

Suara: Yah, di bukumu ada juga tulisan soal Kiftiya. Apa dia?

Aku: Wrong! Wrong! Wrong!

Suara: Trus siapa dong pacarmu yang sekarang. Oia aku baru tahu kemarin kamu ke Jogja kan. Trus ketemu cewek. Namanya sangat indah, menggambarkan betapa megahnya alam. Namanya Tunjung Pratiwi kan? Tunjung artinya bunga dan pratiwi berarti bumi pertiwi atau tanah air.

Aku: Emm...apa ya...malu aku ngomongnya. Tapi artinya memang bener itu. Dia bener-bener sosok yang luar biasa.

Suara: Iya kan bener dia. Aku sih no problem kamu sama dia!

Aku: Bukan.

Suara: Hah, bukan juga. Trus siapa dong?

Aku: Kamu mau tahu kekasihku yang telah membuatku jadi seperti ini, yang senantiasa membuatku bingung tujuh keliling, yang membuatku tidak bisa tidur nyenyak, yang membuatku seperti terkontaminasi oleh polah tingkahnya dia, yang membuatku tergila-gila sampai nyaris aku dibuat stress, yang membuat seluruh panca inderaku mati rasa, yang membuat tubuhku bergetar hebat manakala dia kusebut namanya, yang membuatku...ah, pokoknya gundah gulana deh!

Suara: Iya, siapa....

Aku: Aku akan beritahu ke kamu, tapi jujur ya kamu tidak akan bilang ke siapa-siapa.

Suara: Iya aku janji akan menutup suaraku.

Aku: Alah, yang namanya suara tidak bisa ditepati kata-katanya. Kau selalu ada dimana manusia ada. Kadang kau buruk, kadang kau baik hanya sesuai yang kamu ingini.

Suara: Trus maumu aku apa, diam selama-lamanya. Itu namanya kiamat bung...yang namanya kehidupan itu adalah pertumbuhan atau perkembangan. Suara akan selalu ada dimana ada manusia.

Aku: Ya sudah terserah kamu. Sini kubisikkan, dia...oleh orang-orang...dipanggil...Allah. Tapi aku lebih menyukai dia sebagai kekasihku.


Wallahua'lam bissawaf

KALIAN SEMUA PELACUR....

PELACUR YANG BAGAIMANA YANG MENURUT KALIAN BAIK?

APAKAH MEREKA YANG SELALU MELAYANI HASRAT PEMBELINYA...

SELALU MENGELAP SPERMA YANG BERCECERAN DIMANA-MANA....

SLALU TERSENYUM PADA SETIAP ORANG YANG AKAN DAN HENDAK MEMBERINYA UANG....

SUKA DIAJAK CURHAT MANAKALA TAMU MEREKA SEDANG GUNDAH KARENA MENGHADAPI MASALAH KELUARGA DI RUMAH....

APA PELACUR ITU?
KESALAHANKAH...
KETELEDORANKAH...
KEMUNAFIKANKAH...
KEBOBROKANKAH...
KERUWETANKAH....
PENGHIANATANKAH...
KEMUNDURANKAH...

KALAU MEMANG SEPERTI ITU, APA KITA BISA DIGOLONGKAN SEBAGAI PELACUR?

BUKANKAH SEMUA HAL ITU PERNAH TERJADI PADA KITA!

LALU...APA BEDANYA KITA DENGAN PELACUR?

DAN, BOLEHKAH.... JIKA AKU BILANG BAHWA KALIAN SEMUA ADALAH PELACUR!

AKU SUKA MELACUR...

Sudahkah kuceritakan pada kalian kalau aku suka melacur?

Ternyata melacur itu enak, Kawan...

Tahukah kau bagaimana rasanya, Kawan...

Rasanya seperti...apa yah...

Nganu...itu...loh...
se...se...per...ti...:
Kotoran yang lengket pada dinding dan tidak akan hilang utk selamanya

se...se...per...ti...:
Muntahan yang penuh kebahagiaan karena terbebas dr penyakit

se...se...per...ti...:
bugil di tengah pasar tanpa seorang pun yang melihat

se...se...per...ti...:
menggorok leher sendiri dan melihat sidratul muntaha di dalamnya

se...se...per...ti...:
kacung yang disuruh majikan tapi tidak memberatkan sesuatu apapun padanya

se...se...per...ti...:
mendaki ke puncak gunung dengan cara digendong

se...se...per...ti...:
berada di singgasana dan akan turun sesuai keinginan kita

Kawan, tahukah kau bagaimana aku melacur?

AKU MELACUR KETIKA ORANG SUDAH MELUPAKANKU...

AKU MELACUR KETIKA SEMUA KEINDAHAN SERTA KEGLAMORAN TAK BERPIHAK PADAKU...

AKU MELACUR KETIKA IBU SUDAH MENINGGALKANKU...

AKU MELACUR SAAT SUARA-SUARA ORANG SUDAH TAK KUGUBRIS...

AKU MELACUR MANAKALA TIADA ATURAN YANG MENGIKATKU...

AKU MELACUR DAN BENAR-BENAR MELACUR SESUKA DAN SEPUAS HATIKU KETIKA TIADA SESUATU PUN YANG MEMBERATKANKU...

AKU MELACUR KETIKA TIADA LAGI BERPATOKAN KEPADA ARAH...

Kawan, tahukah kalian dengan siapa aku Melacur?

Dia...yang...oleh...orang-orang...dipanggil...ALLAH...

Dia...Kekasihku...

Tanpa menikah aku sudah bisa melacur denganNYA

Tanpa disatukan dengan ikatan aturan yang ada aku sudah berleha-leha denganNYA

Tanpa mendengarkan sumbang-sumbang suara orang aku sudah berdampingan denganNYA

Tanpa mempedulikan ibu, ayah, anak, istri, sodara, teman, aku sudah menyatu denganNYA

Kenapa begitu...karena Dia tak lagi memberatkanku

Kenapa begitu...karena memang harus begitu

Dan karena aku sudah menganggap Dia sebagai Kekasih Abadi

NAMAKU...

NAMAKU...

AKU BUKAN ARI PRASETYA HADI

BUKAN PULA TUDJI MARTUDJI

ATAU NUNGKY W PRABOWO

AKU JUGA BUKAN DEDI SUGIANTO

ATAU BUDI ELYAS

BUKAN JUGA HANIF NASRULLAH

ATAU EKO BUDI NUGROHO

CEK SAJA KTPKU...

NAMAKU...

BUKAN ABDUL MUIS MASDUKI

ATAU RADEN ARIYANTO

JANGANKAN ITU SEMUA NAMA ITU

NAMAKU TETAP...

KAU TIDAK BOLEH MENYEBUTKU AGUS KARTOLO

JANGAN JUGA PANGGIL AKU ANDI WIBOWO

ATAU NAMA YANG MIRIP ANDI SANJAYA

ATAU JIKA DIBALIK ADI ARIYANTO

JANGAN JUGA KAU MEMANGGILKU BAMBANG SMIT KARENA MIRIP DENGAN NAMA AYAHKU

APALAGI BASIR AIDI

AKU YA AKU

KAU TAK BOLEH MENGGANTINYA DENGAN NAMA BUDIAWAN MERDEKA

ATAU BUNGKUSAN NEGARA

ATAU JUGA KRISTANTO WAHYU

INI AKU...MASIHKAH KAU LUPA...

BERAPA KALI KUKATAKAN BAHWA NAMAKU...

JANGAN KAU PANGGIL AKU DENGAN SEBUTAN LAIN SEPERTI DENNI N JA

ATAU DJOKO ADI WALUYO

ATAU RAMA ANDIKA

ATAU DUDUNG DUHITA

ATAU KLASIK HERLAMBANG

ATAU DIDIT ARIEF

ATAU ENDING IRAWAN

ATAU ERWAN QTHINK

ATAU JOKO SETIONO

ATAU SOIM ARDIYANSAH

ATAU AGUS SALIM

SEMUA ITU BUKAN AKU

NAMAKU TETAP SEPERTI KETIKA AKU LAHIR

BEGINI SAJA BIAR KUEJA UNTUKMU

NAMAKU A...D...A...L...A...H...

JANGAN LAGI KAU TAMBAHI ATAU GANTI

SEJAK LAHIR PROCOT DARI BUAH GARBAN IBU AKU SUDAH DIBERI NAMA...

BUKAN MALAH MENJADI SALEH MUKADAR ATAU DHIMAM ABROR

AKU YA TETAP AKU

JEJEGKU YA SEPERTI INI

TIDAK BEDA DENGAN MANUSIA LAIN

TAPI NAMAKU BUKAN VALIANT ALVARIZKY

ATAU ZAMZAMI PUTRA LANGIT

APALAGI JIKA NAMAKU KAU GANTI DENGAN NAMA PEREMPUAN SEPERTI LIA KANZHA

ATAU YULIANI FATIMAH

ATAU NOVI KUSUMA

ATAU WULAN

ATAU INDAH YULIANI

BUKAN...BUKAN...ITU...

NAMAKU TETEP...

INGAT BUKAN IKE MARTHA

ATAU INTANSETYAWARDHANI

ATAU INTAN ANTASARI

NAMAKU SAMPAI KIAMAT, SAMPAI AJAL MENJEMPUT NAMAKU TETAP...

IBU....

Aku lahir dari perut ibu..
(bukan kata org...memang BENARKAN !!!.... ..)

Bila dahaga, yang susukan aku.....ibu
Bila lapar, yang menyuapi aku....ibu

Bila sendirian, yang selalu di sampingku.. ..ibu

Kata ibu, perkataan pertama yang aku sebut....Ibu

Bila bangun tidur, aku cari....ibu

Bila nangis, orang pertama yang datang ....ibu

Bila ingin bermanja, aku dekati....ibu

Bila ingin bersandar, aku duduk sebelah....ibu

Bila sedih, yang dapat menghiburku hanya....ibu

Bila nakal, yang memarahi aku....ibu

Bila merajuk, yang membujukku cuma....ibu

Bila melakukan kesalahan, yang paling cepat marah....ibu

Bila takut, yang menenangkan aku....ibu

Bila ingin peluk, yang aku suka peluk....ibu

Aku selalu teringatkan ....ibu

Bila sedih, aku mesti telepon....ibu

Bila senang, orang pertama aku ingin beritahu.... .ibu

Bila marah.. aku suka meluahkannya pada...ibu

Bila takut, aku selalu panggil... "ibuuuuu! "

Bila sakit, orang paling risau adalah....ibu

Bila aku ingin bepergian, orang paling sibuk juga....ibu

Bila buat masalah, yang lebih dulu memarahi aku....ibu

Bila aku ada masalah, yang paling risau.... ibu

Yang masih peluk dan cium aku sampai hari ni.. ibu

Yang selalu masak makanan kegemaranku. ...ibu

Kalau pulang ke kampung, yang selalu member bekal.....ibu

Yang selalu menyimpan dan merapihkan barang-barang aku....ibu

Yang selalu berkirim surat dengan aku...ibu

Yang selalu memuji aku.....ibu

Yang selalu menasihati aku....ibu

Bila ingin menikah..Orang pertama aku datangi dan minta persetujuan. ....ibu

Aku ada pasangan hidup sendiri....

Bila senang, aku cari....pasanganku

Bila sedih, aku cari....ibu

Bila mendapat keberhasilan, aku ceritakan pada....pasanganku

Bila gagal, aku ceritakan pada.....ibu

Bila bahagia, aku peluk erat.....pasanganku

Bila berduka, aku peluk erat.....ibuku

Bila ingin berlibur, aku bawa....pasanganku

Bila sibuk, aku antar anak ke rumah....ibu

Bila sambut valentine.. Aku beri hadiah pada pasanganku

Bila sambut hari ibu...aku cuma dapat ucapkan "Selamat Hari Ibu"

Selalu.. aku ingat pasanganku

Selalu.. ibu ingat aku

Setiap saat... aku akan telepon pasanganku

Entah kapan... aku ingin telepon ibu

Selalu...aku belikan hadiah untuk pasanganku

Entah kapan... aku ingin belikan hadiah untuk ibu

Renungkan:

"Kalau kau sudah selesai belajar dan berkerja....masih ingatkah kau pada ibu?

tidak banyak yang ibu inginkan... hanya dengan menyapa ibupun cukuplah".

Berderai airmata jika kita mendengarnya. .......

Tapi kalau ibu sudah tiada....... ...

IBUUUU...RINDU IBU.... RINDU SEKALI....

Berapa banyak yang sanggup menyuapi ibunya....

Berapa banyak yang sanggup mencuci muntah ibunya.....

Berapa banyak yang sanggup menggantikan alas tidur ibunya.....

Berapa banyak yang sanggup membersihkan najis ibunya......

Berapa banyak yang sanggup berhenti kerja untuk menjaga ibunya......

dan akhir sekali berapa banyak yang men-SHOLAT-kan JENAZAH ibunya...

NOTE: INI KEMARIN AKU DIKIRIMI PUISIA LEWAT EMAIL OLEH TEMANKU. SEMOGA KALIAN MENGHORMATI IBU KALIAN SAMPAI AJAL MENJEMPUT.

Kamis, 11 September 2008

Sebuah Puisi Untukmu...


Untuk pagi yang lupa menyapa selamat pagi
Dan untuk matahari yang abadi berdiri di atas langit
Memandangi apa yang tak ada di hari-hariku
Yang hilang diantara luapan asa antara iya dan tidak…
Ada cinta yang melupakan betapa banyak keringat dan air mata untuk tetap tersenyum
Bukan cinta katanya kalau kau tidak tertawa di buatnya
Hanya ungkapan selamat malam yang tidak pernah dan akan terucap di ujung lidah kelu
Diantara jari yang tidak berhenti memencet tuts piano dan keyboard laptop walau hari ku mulai larut
Jam 4 pgi menggigil melawan bosan melawan masa depan hampa penuh omong kosong

Bukan ini yang kulihat dan kata mereka hidup itu bukanlah pilihan tapi bagaimana kau menjalaninya walau harus menangis darah
Tak peduli kalau kau punya jalan pintas, yang meskipun itu ada, semua orang bilang jalan pintas itu tidak ada
Padahal kau merasa, kau menghirup, kau meraba, itu ada

Jadi untuk malam yang lupa mengucapkan selamat malam
Katakan padaku bagaimana cara menina bobo kan dunia
Disaat Nokia berdering jam 4 pagi mentertawakan peluh dan sumpah serapah pada rentetan angka
Sampah marketing dan makroekonomi yang aku sendiri persetan akan arti dan makna

Aku ini seni
Aku ini lantunan simfoni
Guratan acrylic
Dan warna lensa

Aku adalah malam yang tidak menyapa selamat malam
Dan pagi yang meludahi selamat pagi.

Aku ini aku
Yang kata mereka tidak ada

AKU...NOVIYANTO AJI YANG PATAH HATI PADAMU...
Aku terpesona
Engkaukah itu?
Ah …tidak seperti biasa?
Sebab dulu dirimu putih…
Sebab dirimu dulu begitu lembut….
Sebab dirimu dulu begitu sunyi…
Bukan kah engkau telah mengatakan?
Aku adalah kedamian
Aku adalah adalah kecerahan
Aku adalah kelembutan
Aku adalah kesunyian
Tetapi
Aku tetap terpesona
Walau dirimu telah berubah
Walau dirimu telah berganti
Melalui pagi yang cerah
Dalam dekapan cinta sang fajar

Kali ini tidak ada cinta
Tidak ada lagi kasih dan sayang
Tidak ada lagi mimpi
Tidak ada lagi harapan
Kamu t’lah pergi
Tinggal kan mimpi dan asa
Hidup tak lagi bermakna
itulah jiwaku tanpa mu
aku tak percaya lagi
Untuk merajut kepingan hati
Aku harus terus melangkah
Tak akan terhenti tak akan menepi…
“Itulah aku”

saat ku mencari cinta
cinta yang selama ini kudamba
tak pernah kubayangkan sebelumnya
jika yang kudapat hanya luka
kenapa selalu aku yang kalah
terjatuh, terinjak dan teraniaya
oLeh kejamnya cinta yang sempurna
inikah cinta??
yang katanya buat kita bahagia
inikah cinta??
rasa yang hanya bisa buat kita terluka
tak adakah cinta untuk ku
yang bisa terangkan langkahku
tak adakah cinta untuk ku
yang bisa kuatkan aku

Belumlah sempat mengenal mu…
Belumlah sempat hati ini berlabuh…
Ternyata ada lebih dulu yang mengisi hati mu
Mengapa selalu waktu datang pada
saat yang tidak tepat…
Mengapa selalu ada duka menyertai…
Dia tak mengerti dan tak akan pernah tau
Cukup dari sini kulihat hari-harimu
Cukup indah kulihat senyum mu
Dimana kerinduan jadi bara..
Dimana airmata bukan lagi duka..
Seandainya waktu datang lebih awal…

Di dalam kehidupan ini
Kita pasti semua mempunyai impian.
Tetapi tak semua mesti terjadi.
Dan terkadang saat aku merasa Impianku
Sudah diambang nyata.
Sang waktu membuatku terjaga.
Dan disaat engkau beranjak pergi
Aku merasa hatiku remuk redam.
Namun aku mencoba tuk Bersyukur
bahwa ini yang terbaik tuk kita
yang pasti ada hikmah tersembunyi dibalik
semua ini yang bisa membuatku
lebih bijak dalam meniti hidup ini

aku tak peduli seberapa besar maupun kecilnya
rasa bencimu padaku. . .
dan aku tidak memintamu untuk tidak membenciku. . .
tapi aku peduli seberapa besar maupun kecil
rasa sayangmu padaku. . .
jika memang dirimu menginginkan diriku
dekat denganmu
selalu mendampingimu, selalu di sisimu. . .
aku akan selalu senantiasa bersamamu. . .
akan tetapi jika dirimu tidak menginginkan diriku
untuk selalu di dekatmu. . .
aku akan dengan ikhlas hati melepas dirimu. . .
karena aku tidak mau kehadiranku
membuatmu menjadi tidak nyaman dan merasa risih. . .

KETAHUILAH OLEHKU
duNia seAkan teRbagi dUa
aNtaRa ciNta dan ciTa-ciTa
mEmiSahkaN loRong-Lorong kasih
yang seharusnya bertemu pada titik bahagia
ciNta yang haRusnya beRpaRaskan bAhagia
kiNi puPus diTeLan hati peNuh keinginan
cIta-ciTa yang mEstinya beRLantunkan bangga
kiNi mAti tenggeLam daLam LuBuk keBimbangan
mAnuSia yang tAk peRnah pUas
sELaLu beRtAutan denGan keseRakahan
aPakah aQu haRus mEmiLih?
diMana piLihan iTu meStinya miLiki
sUatu Ruang tEmu yang beRaLaskan kEbaHagiaan
teRoMbang-aMbinG daLam LauTan kEpuTusasaan
ciNta dan ciTa-ciTa…….
sEmoga peRsatUanLah jaLan akHiR kiSah keLabU pEnuh tangis ini…

Aku pernah Mencintai seorang Wanita
Yang terindah dalam Hidupku
dan tak terbantahkan kesucian Dirinya
Aku Pernah Menyayanginya
dengan sepenuh Hatiku
Juga…
Aku Pernah Menyakitinya
dengan sebuah Dusta
Tapi, apa yang kudapatkan
sebuah Ketulusan Hati dari Cintanya
tuk Mencintaiku
Seumur Hidupnya

Sayangku,
seandainya kubisa meminta
bawakan aku senyum terindahmu
karena didalamnya dapat kudengar ungkapan hatimu.
Sayang,
seandainya tiada belenggu bernama norma,
kuingin memintamu disini
menyelami indah tatapmu,
biar kuterjemahkan bahasa rindu
yang menggantung disana, sayang...

SETAPAK ASMARA YANG KITA LALUI SUDAH BEGITU PANJANG
DISANA,TERCIPTA BANYAK KENANGAN DIANTARA KITA
YANG TAKAN PERNAH TERHAPUS DARI LEMBARAN MEMORI JIWA KU
SAYANG….
AKU TAK TAHU DENGAN CARA APA KU BISA MENEPISKAN SEGALA RASA YANG ADA
SUNGGUH KU TERLALU SAYANG KAMU
UNTAIAN KATA-KATA INDAH DALAM GORESAN PENAH, TIDAKLAH CUKUP UNTUK MENGUNGKAPKAN BONGKAHAN RASA CINTA INI UNTUK MU
BEGINILAH CINTA KITA,,,
KADANG KU BERLARUT-LARUT DALAM DUNIA KU,,DUNIA AIR MATA
KARENA SERING KU MERASA KALO AKU DI CAMPAKAN.
MUNGKINKAH KU SALAH MENCINTAI????
ATAUKAH CINTA KU BERTEPUK SEBELAH TANGAN??
ENTALAH… WAKTU YANG MENJAWABINYA..
WAKTU MENGANTARKU SAMPAI DETIK INI
UNTUK SELALU MENCINTAI DAN MENEMANI MU
APAPUN KEADAANMU…KU TETAP MENERIMA MU SEBAGAI YANG PERTAMA DAN TERINDAH DALAM HIDUP KU
AKU HANYA BISA MEMPERSEMBAHKAN SEGALA PERASAANKU LEWAT TIGA KATA INDAH PENUH MAKNA….I LOVE U